Login | Register Tuesday, 21 Aug 2018  WIB

Artikel


Yuk Belajar Membuat Dodol Garut

4 April 2013 11:08
KOMPAS.com - Garut di Jawa Barat di masa kolonial sering dikunjungi orang Belanda untuk pelesir maupun menjadi tempat menetap orang-orang Eropa, terutama yang memiliki usaha perkebunan. Nah, para noni Belanda di waktu senggang belajar membuat dodol Garut.
 
Ya, dodol yang menjadi kuliner khas Garut menyimpan sejarah panjang. Tradisi pembuatan dodol di rumah-rumah sudah diwariskan sejak turun temurun. Di Garut, ketan biasa ditanam berdampingan dengan padi. Sekilas kedua tanaman ini mirip.
 
Dodol-dodol yang tadinya hanya dibuat di rumah-rumah pun mulai dijual. Industri rumah tangga yang membuat dodol mulai bermunculan, salah satunya adalah usaha milik Haji Iton Damiri di tahun 1947. Pada masa itu, dodol-dodol produk rumahan dijual dengan merek-merek nama orang.
 
Haji Iton pun tak mau ketinggalan. Ia menjual produknya dengan nama yang selalu berganti seperti Halimah dan Fatimah. Sampai akhirnya ia berusaha memasukkan dodol buatannya ke sebuah swalayan di Pasir Koja, Bandung.
 
Di masa itu, swalayan bernama "Picnic" tersebut dipandang sebagai toko bagi kaum elit. Dodol yang dianggap kampungan pun tak bisa masuk. Haji Iton tak habis akal. Dodol buatannya pun sengaja ia ganti lagi namanya menjadi "Dodol Picnic".
 
Dengan berbagai usaha, dodol itu pun bisa masuk ke swalayan Picnic dan mulai terkenal. Selanjutnya, Aam Mawardi, saudara Haji Iton, ikut membantu mengembangkan usaha keluarga tersebut. Kini Dodol Picnic sudah dipegang oleh generasi kedua.
 
Kisah sejarah Dodol Picnic mengawali cerita untuk para peserta tur pabrik Dodol Garut yang terletak di Jalan Pasundan. Baru-baru ini, pihak Dodol Picnic membuka pabrik mereka bagi wisatawan yang ingin melihat langsung pembuatan dodol legendaris tersebut.
 
Menurut Nandi yang bekerja di pabrik Dodol Picnic, program wisata kuliner terbuka untuk wisatawan yang ingin mengenal produk maupun proses pembuatan Dodol Picnic. Apalagi produknya yang sudah lama tak berinovasi, akhirnya beberapa tahun belakangan mulai meluncurkan produk-produk baru. Dodol pun memiliki beragam rasa.
 
Mendengar nama Dodol Picnic itu sendiri, tentu Anda sudah tak asing dengan dodol satu ini. Kemasan kotak merah jambu dengan isi potongan dodol-dodol hitam atau cokelat susu dengan rasa legit. Selama bertahun-tahun, dodol ini sudah menjadi ikon Garut.
 
Dodol Picnic tak hanya menjadi oleh-oleh khas dari Garut, bahkan orang-orang dari Jakarta atau kota lain sekitar Garut pun menjadikan dodol ini menjadi oleh-oleh saat pulang kampung. Seperti yang diungkapkan seorang peserta tur dari Jakarta, Yusdina.
 
"Kampung saya di Padang, kalau pulang kampung ke Padang dari Jakarta, pasti bawanya Dodol Picnic," ungkapnya.
Masuk ke dalam pabrik yang luas tersebut, pemandangan pertama adalah kuali-kuali besar berisikan adonan dodol. Nandi menuturkan setelah persiapan bahan, barulah tahap pengadukan adonan dodol selama empat jam.
 
Ada 12 wadah pengadukan dengan masing-masing wadah berisikan satu jenis rasa. Tahap kedua barulah pemasukan minyak nabati dan minyak hewani. Selanjutnya proses pendinginan selama 12 jam dan proses aging selama satu malam.
 
Dodol kemudian dipotong dan dilakukan pembungkusan secara manual. Nah, di bagian pembungkusan kembali, pengunjung dapat melihat langsung tangan-tangan terampil para ibu membungkus dodol. Sementara para lelaki tak mau kalah, dengan cepat membuat kotak-kotak kemasan.
 
"Mulai tahun 2012 ini, kami ada produk-produk baru seperti dodol rasa wijen atau jahe madu, lalu dodol rasa buah-buahan," kata Nandi.
 
Pihak Dodol Picnic tengah membuat tempat khusus agar pengunjung dapat menikmati langsung dodol yang baru jadi. Sayangnya, pihak Dodol Picnic baru sebatas menawarkan pengunjung untuk melihat proses pembuatan. Sedangkan untuk kelas memasak dodol belum ada.
 
Nandi mengungkapkan pihaknya memang ada rencana untuk membuka kelas memasak dodol. Kita tunggu saja rencana ini, sehingga suatu hari pengunjung bisa merasakan sesaat menjadi noni-noni Belanda yang belajar membuat dodol di Garut. 
 
Sumber ; http://travel.kompas.com/read/2012/04/30/11151394/Yuk.Belajar.Membuat.Dodol.Garut


Share |

◄ Kembali ◄            ◄ Kirim Ke Teman ◄            ◄ Cetak Print ◄

 

Shopping Cart

No Items

Customer Service

Telepon :
Telp : 08112035689
Pin BB : 5462B585
WhatsApp : 08112035689
Line : @shoppinggarut
Instagram : @shoppinggarut

E - Mail : sales@dodolpicnicgarut.com

Kunjungan Ke Pabrik Dodol

PT. Herlinah Cipta Pratama
Jl. Pasundan 102, Garut, Jawa Barat

E - Mail : wisata@dodolpicnicgarut.com

Update Pengiriman

22 November 2017 - Elisa Maslusiana
Dodol Picnic - Depok
20 November 2017 - Bpk. Prisma
Dodol Picnic - Malang
10 November 2017 - Nazaruddin
Dodol Picnic - Palembang
6 November 2017 - Viga Rahul Auliyak
Dodol Picnic - Jakarta
3 November 2017 - Lufi Maulidhotul Khasanah
Dodol Picnic - Gresik
31 October 2017 - Alif Sujadmiko
Dodol Picnic - Tangerang
30 October 2017 - Rijal
Dodol Picnic - Tasikmalaya
19 October 2017 - Ike Kania Dewi
Dodol Picnic - Tangerang
19 October 2017 - Ery Arsyanti
Dodol Picnic - Jakarta
18 October 2017 - Ahmad Bestari
Dodol Picnic - Jakarta
Wisata Dodol Picnic

Friends Added
Copyright © 2013 by inti media global, Dodol Picnic Garut. All Rights Reserved