Login | Register Thursday, 15 Nov 2018  WIB

Artikel


Sejarah Dodol Picnic

4 April 2013 11:04
Beez kalo denger nama Dodol Picnic psti dah pada "ngeh". Kemasan kotak merah jambu dengan isi potongan dodol-dodol hitam atau cokelat susu dengan rasa legit yg selama bertahun-tahun sudah menjadi ikon Garut. 
 
Dodol yang menjadi kuliner khas Garut menyimpan sejarah panjang. Tradisi pembuatan dodol di rumah-rumah sudah diwariskan sejak turun temurun. Di Garut, ketan biasa ditanam berdampingan dengan padi. Sekilas kedua tanaman ini mirip. 
 
Beez kalo denger nama Dodol Picnic psti dah pada "ngeh". Kemasan kotak merah jambu dengan isi potongan dodol-dodol hitam atau cokelat susu dengan rasa legit yg selama bertahun-tahun sudah menjadi ikon Garut. 
 
Dodol Picnic tak hanya menjadi oleh-oleh khas dari Garut, bahkan orang-orang dari Jakarta atau kota lain sekitar Garut pun menjadikan dodol ini menjadi oleh-oleh saat pulang kampung. 
 
Dodol yang menjadi kuliner khas Garut menyimpan sejarah panjang. Tradisi pembuatan dodol di rumah-rumah sudah diwariskan sejak turun temurun. Di Garut, ketan biasa ditanam berdampingan dengan padi. Sekilas kedua tanaman ini mirip. 
 
Industri rumah tangga yang membuat dodol mulai bermunculan, salah satunya adalah usaha milik Haji Iton Damiri di tahun 1947. Pada masa itu, dodol-dodol produk rumahan dijual dengan merek-merek nama orang. 
 
Haji Iton pun tak mau ketinggalan. Ia menjual produknya dengan nama yang selalu berganti seperti Halimah dan Fatimah. Sampai akhirnya ia berusaha memasukkan dodol buatannya ke sebuah swalayan di Pasir Koja, Bandung. 
 
Di masa itu, swalayan bernama "Picnic" tersebut dipandang sebagai toko bagi kaum elit. Dodol yang dianggap kampungan pun tak bisa masuk. Haji Iton tak habis akal. Dodol buatannya pun sengaja ia ganti lagi namanya menjadi "Dodol Picnic". 
 
Dalam sejarahnya Dodol Picnic pernah gonta-ganti merk dan kemasan sebagai akibat dari persaingan dan pengaruh pasar. Pertama kali dodol ini menggunakan merk Halimah. Tahun 1950, merknya diganti menjadi dodol Fatimah. Empat tahun kemudian, yakni pada 1954, merknya diganti lagi menjadi dodol Purnama. Bungkusnya pun berubah-ubah. Awalnya hanya menggunakan kertas biasa. Kemudian diganti dengan kertas minyak dan plastik PVC.
 
Sumber : http://www.thecrowdvoice.com/post/sejarah-dodol-garut-picnic-4590744.html


Share |

◄ Kembali ◄            ◄ Kirim Ke Teman ◄            ◄ Cetak Print ◄

 

Shopping Cart

No Items

Customer Service

Telepon :
Telp : 08112035689
Pin BB : 5462B585
WhatsApp : 08112035689
Line : @shoppinggarut
Instagram : @shoppinggarut

E - Mail : sales@dodolpicnicgarut.com

Kunjungan Ke Pabrik Dodol

PT. Herlinah Cipta Pratama
Jl. Pasundan 102, Garut, Jawa Barat

E - Mail : wisata@dodolpicnicgarut.com

Update Pengiriman

22 November 2017 - Elisa Maslusiana
Dodol Picnic - Depok
20 November 2017 - Bpk. Prisma
Dodol Picnic - Malang
10 November 2017 - Nazaruddin
Dodol Picnic - Palembang
6 November 2017 - Viga Rahul Auliyak
Dodol Picnic - Jakarta
3 November 2017 - Lufi Maulidhotul Khasanah
Dodol Picnic - Gresik
31 October 2017 - Alif Sujadmiko
Dodol Picnic - Tangerang
30 October 2017 - Rijal
Dodol Picnic - Tasikmalaya
19 October 2017 - Ike Kania Dewi
Dodol Picnic - Tangerang
19 October 2017 - Ery Arsyanti
Dodol Picnic - Jakarta
18 October 2017 - Ahmad Bestari
Dodol Picnic - Jakarta
Wisata Dodol Picnic

Friends Added
Copyright © 2013 by inti media global, Dodol Picnic Garut. All Rights Reserved